Persahatan Adalah Ikhtiar
Persahatan tidak ubahnya seperti bangunan. Bukankah Anda pernah melihat bagaiman orang membangun rumah? Pertama-tama dia membangun fondasi yang kuat, lalu menyusun batu dan merekatkannya dengan semen. Setelah itu dia membuat atap, memasang pintu-pintu dan jendela-jendela. Selanjutnya dia mengerjakan bagian-bagian akhir, seperti memasang pagar dan keramik, sehingga rumah itu berdiri dengan sepurna.
Demikian juga halnya dengan persahatan. Persahatan tidak ubahnya seperti membangun rumah. Dia tidak terjadi secara kebetulan dan dengan tiba-tiba, walaupun unsur tiba-tiba terkadang membantu mewujudkannnya. Persahatan harus diiktiarkan.
Olah karena persahatan adalah sesuatu yang harus dibuat dan dibangun maka dia memerlukan lahan. Lahannya adalah kecintaan karena Allah, akhlak yang utama, sifat rendah hati (tawaduk), kemauan, kesabaran, pengendalian diri dan nurani yang sehat.
Tinggalkan sebuah Komentar